dua pulau.

ketika kamu merasa adalah mahluk yang paling di sayangi Allah. Jeda dua hari dari dari hal apa yang aku tulis dan doa. Tetiba benar muncul kamu disebelahku. 9 bulan yang lalu terakhir bertemu. Parahnya waktu itu hanya 30 menit kita bertemu setelah aku berhari- hari ada di kota mu.

antara dua pulau….

kali ini 2 hari saja kami beretemu. stasiun dan terminal bis adalah perjalanan panjang sebelum semuanya harus kembali seperti semula.

bertemu kembali di kota ku dengan keadaan yang sudah berbeda. ternyata sudah setahun yang lalu kamu kesini. Banyak pertanyaan dan pernyataan di dalam otakku.

kami diam cukup lama setelah masuk mobil dan berlalu dari stasiun, aku yang masih sangat benci ketika kamu berkabar dan luluh ketika kamu berhadapan dengan ku.

Jangan gugup batin ku. semua nya sudah berubah

kalau pun ingin mengulang tidak semudah membalik telapak tangan

sikap mu yang menurutku sangat dingin, membuat agak risih, mungkin karena aku juga begitu

ketika ingin berbuat baik padamu tapi masa lalu yang sempat me recall sejenak membuat aku jadi antagonis

tapi aku ingat bahwa sebuah kebaikan itu selalu berbalas.

……………………………………………………………………….

sampai pada waktu dimana semua akan kembali seperti semula

Di terminal bis itu kami berpisah

Aku kembali ke dalam mobil sambil mengingat kejadian-kejadian kemarin dan hari ini

ternyata badan ku sangat lemas dan menangis sekuat kuat nya sampai akhirnya bapak parkir menarik uang karcis kepada ku dengan mata sembab

menurutku ini masih bersambung, entah kapan akan di pertemukan lagi

Yang jelas, dia dan dia belum bisa menggantikan KAMU.

 

Advertisements

Ke(profesi)an

Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya dan Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga adalah salah dua universitas yang membuka jurusan S1 Kebidanan. Jurusan ini masih dibilang sangat langka, karena S1 Kebidanan hanya berada di FKUB dan FK Unair meskipun untuk pendidikan Magister Kebidanan sudah ada di beberapa universitas ternama di Indonesia, salah satunya FKUB.

 

photogrid_1473160670551

Untuk Diploma Kebidanan sendiri sudah sangat banyak menjamur di berbagai provinsi di Indonesia. Dan program Sarjana Kebidanan adalah rintisan disiplin ilmu yang masih cukup tertinggal dengan disiplin ilmu lainnya. Pendidikan Sarjana Kebidanan sendiri baru berdiri sekitar 4-5 tahun ke belakang, disusul dengan pendidikan Magister Kebidanan. Untuk Program Doktor, Kebidanan belum membuka di jalur tersebut.

Apa bedanya D3 dengan S1? 

Oh ada S1 Kebidanan sekarang?

Kan di lahan bidan cukup pakek skill, ngapain sekolah S1 kalo kalah sama D3?

Apa gelar S1 Kebidanan?

Prospek kerja nya gimana sih kalo S1 Kebidanan?

Ini adalah pertanyaan yang sangat amat cukup menyedihkan, menjengkelkan, memuakkan dan lain sebagainya.

Oke saya jawab satu satu…..

Cari sendiri yaa apa perbedaannya. Untuk Sarjana Kebidanan! adalah SDM yang disiapkan untuk disiplin ilmu yang semakin berkembang dan bersaing dengan disiplin ilmu lainnya. Seperti dokter, perawat, gizi, farmasi dan dokter gigi. Pendidikan yang ditempuh 3,5 tahun-4 tahun untuk gelar “S.Keb” + 1,5 tahun profesi untuk gelar “Bd” (atau biasa dikenal dengan koas).

Nah, pembelajaran yang diberikan adalah dengan teori yang diberikan selama 3,5-4 tahun dan kita praktekkan secara real ketika kita berada di lahan nantinya. Di Indonesia pendidikan Kebidanan masih sangat jauh dengan profesi kesehatan lainnya. Terutama untuk jenjang karier.

Kalau kata bunda, bidan pada jaman ibu masih kuliah sangat berkembang dan bisa dapat dikatakan “menguasai” rumah sakit karena mereka terkenal tegas dan galak hehe (secara harus menyelamatkan 2 nyawa gaesss). Kebanyakan kepala bidang pelayanan pun adalah bidan. Namun seiring berjalannya waktu, profesi kesehatan yang lain meng upgrade jenjang karier mereka dengan mengadakan sekolah hingga program doktor. Di lain sisi bidan masih sangat terlena dengan pendidikan diploma nya yang dianggap cukup memenuhi SDM di masa mendatang. Ternyata hal tersebut salah. Dalam dunia kesehatan, tidak ada suatu profesi yang bisa bekerja sendiri. Mereka membutuhkan suatu kolaborasi antar profesi. Termasuk mendiskusikan suatu case berdasarkan skill dan knowledge. Dari sinilah didirikan pendidikan jenjang S1 yang diharapkan dapat berkompetisi dan berkolaborasi dengan profesi kesehatan lainnya.

Jadi, S1 Kebidanan sangat diharapkan dapat merubah “tradisi” yang mungkin masih ada pada beberapa bidan terdahulu yang tidak sesuai dengan evidence based. Dapat membuat keputusan yang cepat dan tepat secara medis untuk mengurangi bahkan menghilangkan AKI dan AKB di Indonesia.

Hal ini tentu menuai pro dan kontra di Kementrian Kesehatan, bahkan didalam intern Fakultas Kedoktern sendiri. Hal tersebut karena masih belum nampak secara nyata, seperti apa cetakan dari Sarjana Kebidanan. Ditambah lagi kami belum bisa duduk di kursi dewan tinggi, sehingga suara kita pun luput untuk di pertimbangkan.

Harapan saya pribadi… Diakui nya jurusan S1 Kebidanan di Kementrian untuk mempermudah lapangan pekerjaan kedepannya, agar profesi lain pun mengetahui keberadaan jurusan ini.

Saya sangat menyadari, kami lah perintis yang akan memperjuangkan profesi kami di mahkamah tertinggi. Agar suara kami dipertimbangkan dan kami dapat duduk di kursi dewan untuk sama-sama menentukan masa depan Indonesia, khususnya di bidang kesehatan. Memperjuangkan profesi yang juga sama sederajatnya dengan profesi kesehatan lainnya. Tidak dianggap remeh dan sembarangan. Kami memiliki kesempatan yang sama untuk menghasilkan SDM yang memiliki pendidikan setinggi-tinggi nya.

 

1454683557077
Angkatan 2012 kelas A

 

Semoga dengan adanya jenjang karier yang lebih tinggi dapat mengubah intepretasi masing-masig individu, bahwa S1 Kebidanan dapat pula bersaing dan berkolaborasi.

 

Photography by Studio 8.

Teruntuk Mak Cik ku

Kita sepupuan, tapi sudah sejak kecil sering bareng kemana – mana. Hobi yang hampir sama buat kita semakin dekat.

Meskipun aku nyebelin, meskipun aku suka nyepam hal hal gak jelas, meskipun suka tengah malam atau seenak waktu minta telpon. Tapi percayalah, kamu satu-satu nya orang yang paling ngerti aing.

Bukan cuman cerita kita aja yang sama, tapi lebih nyaman cerita apapun sama saudara sendiri. Semoga semakin semakin kompak kita dan sembuh dari penyakit infeksus kaum hawa.

Semoga cita-cita tercapai dan masterpiece kita tercapai 1,5 tahun lagi setelah aku lulus koass dan ente lulus sarjana.

Meskipun mak cik lebih muda 2 tahun, tapi you are my favorite partner and my personal psychologist. 

jangan bosen-bosen ku curhat sampek 5000 kararkter, ku curhatin orang itu-itu aja. ku nangis gak jelas gara-gara bangke. Dan jangan bosen nasehatin sama ngeplak aku kalo lagi kumat.
img_4220

It’s not how good you are. But, how good you want to be. Love youuuu Mak cik

Monochrome?

Stay Young. Yaps… Mahasiswa klinik yang berkutat dengan seragam dan laporan bukan berarti ngga bisa tampil modis girls. Umur yang semakin matang juga membawa kita ke dalam fase dimana cara berpakaian dan gaya hidup salah satu yang paling berpengaruh.

Meskipun suka yang lucu-lucu, ada kalanya kita harus tetep tampil sedikit dewasa dengan tidak meninggalkan khas dari diri kita masing-masing.

Tema Monochrome nggak jadi alasan untuk tampil monoton. Hijab Orange sangat cocok dengan suasana tropis siang hari.
img_0053

 

Kemeja putih dan pants abu-abu terlihat santai dan casual. ditambahkan sepatu berwarna hitam dengan sedikit “hak” menjadi terlihat resmi. Outfit ini bisa kalian gunakan ke kampus, kantor dan tempat yang membutuhkan gaya formal namun terlihat santai. Jadi untuk wanita dengan mobilitas tinggi, tetep bisa melanjutkan kegiatan nya. Ex: Ke Mall, Toko buku, dll.

 

img_0050

So, Let’s try girls 🙂 . Viewers? Comment please. Thanksss

HAI TEMAN

Kamu dosa kalau harus memutus tali silaturahmi.

Tapi perjuangan itu gugur ketika semuanya kembali dengan wujud yang berbeda. Entah apa yang disiapkan Tuhan untuk selalu menyandingkan kami dengan teman dekat mereka maupun kaum nya. Siklus yang seperti ini tidak sama sekali menyenangkan, terutama bagi saya super melankolis. Saya kira akan lupa dengan seiring waktu. Tapi ternyata tidak, banyak faktor pendukung untuk memicu kembalinya ingatan masa lalu. Kecuali sudah menemukan obat yang pas.

Dengan muncul di berbagai media sosial adalah godaan paling besar. Stalking adalah kegiatan nggak berguna yang harus saya lewatin setiap kali muncul di beranda saya. Imbasnya… menghindar dengan orang yang rupanya ingin memberikan angin segar pada saya. Karena rasanya angin segar itu hanya sebentar. Belum bisa menggantikan “kamu”. Saya nggak tau apa masih sering kamu liat blog saya? Waktu rindu, saya cuman inget kamu bilang “Kan gampang kalo kangen saya tinggal chat kamu”. Sampai lebaran sapi pun kamu ngga ada bilang gitu ke saya. Meskipun kadang masih nge chat, tapi selalu kayak orang baru kenal. Mungkin saya yang belum biasa. Padahal saya pengen banget bisa biasa. Saya takut mau massage lebih dulu. Saya inget kamu gituin Mala “Mala, masih hubungin saya lagi”. Jadi lebih baik disimpen aja sampai busuk rindu nya.

Dan beberapa waktu lalu, saya pernah nyeletuk “saya pengen ketemu kamu kak”. Tapi sudah saya sadar kalau itu harus di kubur jauh. Sepertinya nggak akan pernah lagi…. Meskipun kamu pernah bilang “Bilangin ke bunda yaa, nanti ke malang lagi”.

Berarti tandanya Cerebrum saya masih bekerja giat. Ditambah lagi semakin setiap hari dan semakin lama kalimat itu masih lekat, berarti sel dendrit saya masih bekerja 🙂

Happpy Failed.

 

OSCE MARATON

Well. Alhamdullillah setelah melewati 2 hari teori dan 3 hari OSCE #KantongMataGede #GakBisaBerekspresi #SemingguLebihTidurHitunganJam #SampekObstipasi #KarenaFokusSamaChecklist #Berangkatjam7Pagi #PulangJam9Malam #IniSerius! #SampekUjianSerasaNgeFly #KadangDisuruhPemfisMalahAnamnesa #SuruhAmbilOksitosin #NyedotnyaAquabidest  #Syalalalala

Nah. Jadi itu ekspresi saya, kira-kira begitu.

Jumat, 26 Agustus 2016

Bu Dosen, “Untuk minggu depan. kita akan mengadakan OSCE yang diselenggarakan pada hari rabu,31 Agustus 2016 – 2 September 2016. akan ada pembekalan 2 hari pada hari senin dan selasa”

SEBENARNYA KAMI SUDAH BIASA DENGAN HAL BEGINI. Termasuk ujian yang bisa di majukan satu hari dari jadwal. TAPI MASALAH NYA INI OSCEEEEE!!!!!

Ekspresi kami? “ARE YOU SERIOUSLY MADAM???????” WKWKWKWK

Ngakak dong kitaaaaaa.

Untuk mahasiswa kesehatan dan kedokteran OSCE udah makanan sehari hari. Tapi ini bukan makanan sehari hari lagi. Ibarat nya imunisasi kita udah lengkap. kita harus dikasih imunisasi tambahan. Hmm Gak nyambung hehe…

Akhirnya, dengan CEMANGAT kita selesaikan OSCE Maraton ini dengan jadwal yang sangat amazing

1472212301739

PS: karena kita harus rebutan ruangan kelas. apalagi sebentar lagi maba 2016 datang hehe

Jadi.. yasudah kami pasrah… Amazing nya saya specialist absen pertama maju OSCE. Semoga OSCE selanjutnya nggak gitu ya :’)

Dan hasil ujian minggu depan memuaskan. Amiiin (meskipun ada yang failed heuheu).

 

 

Is This Our Last Dance?

Say people come, say people go 

ada rasa baru dan nuansa baru…

yang tidak mungkin, dan tidak disangka

fight fight till me fears they go away

jarak dan waktu memang menakutkan, tapi apa boleh buat kalau itu sebagai pemersatu

yang sebentar lagi pergi tanpa tau kapan kembali, lebih nyaman seperti ini

terimakasih sudah pulang membawa angin sejuk dan pembuat senyum lebar

yang tiba-tiba di depan rumah, yang tiba-tiba suka menculik mau diajak makan/ pergi

meskipun kadang cara mu sangat menyebalkan dan menjengkelkan

tapi itu yang ternyata membuat sembuh

jadi, tetap begini. jangan lebih 🙂